Langsung ke konten utama

TAMBANG ILEGAL DI POBOYA Diduga Didalangi Oknum Adik Pejabat


WAKIL Wali Kota Sigit Purnomo Said bersama tim investigasi  pertambangan liar di Poboya, meninjau langsung lokasi tambang di Poboya, Kamis (10/3/2016) Sore.  FOTO STENLLY


 SULAWESI HEBAT - Aktifitas sejumlah perusahaan tambang illegal di Poboya, diduga didalangi seorang oknum adik pejabat di lingkup Pemprov Sulteng, sebagai koordinator lapangan (korlap) serta fasilitator.

“Ada korlap sekaligus fasilitator masuknya perusahaan tambang illegal di Poboya ini,” kata Ketua Adat Poboya Azis kepada Sulteng Post.

Dia mengatakan saat ini ada 14 perusahaan yang beroperasi di lokasi tambang Poboya. Empat diantaranya kata Azis, merupakan perusahaan berskala besar yakni PT Mahakam, PT Madas, PT Asia, PT Panca Logam, serta 10 perusahaan berskala kecil.

Wakil Wali Kota Palu sekaligus ketua tim investigasi pertambangan liar di Poboya, Sigit Purnomo Said mengatakan, pihaknya sudahtelah mengantongi data terkait pelanggaran hukum yang terjadi di lokasi tambang, dan akan segera membuat surat laporan untuk ditidaklanjuti oleh pihak yang berwenang yakni Polda Sulteng.

“Kami sudah melakukan peninjauan di lapangan dan sebagian data yang ril kami telah kantongi, dan kami pula akan segera membuatkan surat laporan ke Polda Sulteng,’’ kata Sigit, usai meninjau langsung aktifitas pertambangan di Poboya, bersama Asisten 1 Setda Kota Palu, Arfan, asisten II Setda Kota Palu Ansyar Sutiadi, Kepala ESDM Kota Palu, Kapolres Palu dan Dandim 1306/Donggala, Kamis sore (10/3/2016).

Sigit juga membenarkan aktifitas beberapa perusahaan di Poboya, melanggar hukum. Karenanya, pemkot segera akan menindaklanjuti persoalan tersebut hingga tuntas.

“Sekarang sudah jelas, mereka melanggar hukum, tidak mengantongi surat izin dari pemerintah Kota Palu. Ini sama saja mereka datang garuk-garuk rumah kita tanpa sepengetahuan kita, ditambah lagi ada aturan yang mengatur semua itu jadi jelas, aktifitas pertambangan itu adalah illegal,” tegas Wakil Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Polres Palu AKBP Basya Radyananda SIK mengatakan, pihak kepolisian telah lama melakukan berbagai penyelidikan terkait aktifitas perusahaan illegal di Poboya.

“Saya janji akan segera temukan aktor dibelakang aktifitas tambang di Poboya,” kata Basya.

Pantauan di lokasi, ada belasan alat berat yang beroperasi di sekitar tambang, serta puluhan truk yang hilir mudik menyuplai air ke lokasi tambang. Bahkan ada sejumlah titik lokasi yang telah ditinggal penambang. TEN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alasan Pria Menangis Karena Wanita

Selamat Datang untuk membanca dan untuk tahu SULAWESI HEBAT - Bagi pria, meneteskan air mata adalah hal yang tabu untuk dilakukan.  Apalagi jika sampai menangis di depan seorang wanita, sungguh akan sangat memalukan. Walaupun, pria juga bisa bersedih, tetapi tak akan pernah diperlihatkan pada siapapun juga kalau dia sedang menangis.  1. Sangat Cinta Alasan pria menangisi wanita yang pertama adalah karena dia memang sangat mencintai wanita/kekasihnya itu. Saking tak bisanya di ungkapkan dengan kata-kata, pria bisa meneteskan air matanya saat berada tepat di depan sang wanita. Ini jelas, jika cintanya itu sangat besar. Dan wanita itupun akan sangat beruntung jika mempunyai pasangan seperti dia. Menagis lebai alah Laki Humoris 2. Kerinduan Mendalam Atas sebab memendam kerinduan mendalam, pria juga akan menangisi wanita. Biasanya, hal ini dialami oleh mereka yang berhubungan LDR. Rasa rindunya yang sekian lama tak berjumpa, rasa kange...

Ini Dia Budaya Unik “Padungku” di Poso

SULWESI HEBAT - Sudah bukan hal baru lagi, padungku menjadi salah satu tradisi tahunan di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tegah. Berakar dari budaya dan agama tua orang Poso Suku Pamona yang kemudian dimaknai secara turun temurun.    Selanjutnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Poso tanpa memandang latar belakang suku dan agama. Walau harus diakui bahwa dewasa ini padungku selalu berwajah ganda. Di satu sisi ia memberdayakan, bahwa hidup ini adalah bersyukur kepada Tuhan. Selain itu, padungku selalu menjadi momen yang dinanti oleh semua masyrakat Poso untuk menunjukan rasa sukur pada Sang Khalik, hal ini bersal dari budaya petani sawah saat menunjukan rasa sukur atas hasil panen mereka. Dengan meyediakan berbagai jenis makanan, seperti berbagai olahan nasi dengan cara penyajian yang masih amat kental dengan tradisonal bahkan demikian pula dengan cara memasak lauknya rata-rata semuanya mengunakan bumbu khas...

Mahasiswa Untad, Jualan Stiker Demi Penuhi Biaya Kuliah

BERJUANG DEMI PENDIDIKAN OLEH: STENLY   SULAWESI HEBAT - Orang sering mengatakan kal a u pendidikan itu mahal. Ya, ungkapan ini memang benar adanya. Setidaknya, begitulah yang dirasakan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako (Untad) Jurusan Kimia, Yusak Duruka .   Yusak Duruka harus bekerja keras, banting tulang demi membiayai pendidikannya sejak. M ah a siswa berdara h Mori Bada tersebut menceritakan, awalnya dia masih dibiayai oleh ayahnya kulia h. N amun, karena ayahnya telah meninggal dunia sejak tahun lalu dia harus berus a ha memenuhi kebutuhannya sendiri. “Awalnya saya masuk di Untad dibiayai sama papa . T api semenjak papa meninggal, ibu sudah tidak sanggup mengonkos kulia h saya ditamba lagi masih ada adik-adik saya di kampung yang masih kecil yang harus di ongkos ibu saya,” jelas Yusak pada Sulteng Post, Rabu (8/6/2016). Baginya, berjualan stiker sebenarnya tidak akan menjadi pilihan bagi di...